jump to navigation

Profesi Ideal Februari 1, 2010

Posted by putramercury in Uncategorized.
trackback

Berbicara soal profesi ideal, kalo menurut pandangan saya pribadi, merupakan profesi dimana kita bisa membuat integrasi antara cakrawala dalam isi ilmu pengetahuan yang kita dapat dibangku akademisi, dengan apa yang kita kerjakan, dan menghasilkan tentunya. Saya perluas lagi, ideal berbicara soal kenyaman, berbicara soal PAS.

PAS, ya…cocok, setiap kita mengeluarkan kemampuan diri dengan olah pikiran dan tindakan, akan membuat hati ini senang, dan lebih lapang. berapapun dan apapun hasilnya dapat disyukuri.

Nah…saya pengen membuat analogi dengan diri saya sendiri, masih bertanya-tanya bidang yang ingin saya anggap menjadi profesi ideal jangka panjang. Sekarang saya sedang membuat pondasi pada bidang yang tidak ada hubungan sama sekali dengan pendidikan saya, pondasi ini terbentuk waktu masih sma hingga sekarang, tetapi kurva PAS masih naik turun, sehingga muncul lah skeptis diri, karena banyak pandangan dari berbagai sudut tentang kelebihan dan kekurangnya.

Ilmu Administrasi Negara, ini jurusan saya, dan pondasi yang saya bangun adalah Jurnalistik TV, dimana hampir beberapa tahun ini bukti pengalaman kerja saya beranjak dari Jurnalisme, dan itu semua dilakukan dengan senang hati , tapi saat ini saya juga menggandrungi dan memilih  bidang Administrasi Negara, dan berharap besar untuk  menjadi pelayan publik yang bisa memberikan pelayanan prima, dengan kebijakan yang dikeluarkan, merupakan kebijakan yang merata manfaatnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

So…saat ini saya coba membuat tabel-tabel plus dan minusnya , dari kedua pilihan profesi yang nantinya, akan menjadi profesi ideal bagi lingkup diri saya dan lingkup disekitar saya. tabel-tabel plus minus itu, dibuat berdasarkan tolak ukur kenyamanan, waktu, hasil(materi dan kepuasan),  dan prosentase manfaat.

saya urutkan :

1.Prosentase Manfaat

2.Kenyamanan

3. Waktu

4.Hasil(Materi dan Kepuasan)

Komentar»

1. Meilando - Februari 3, 2010

Dpp ndro, kalo ak sih beranggapan, asal menghasilkan suatu kepastian masa depan, asalkan kita senang dan tidak terpaksa dalam menjalaninya, asalkan halal dan tidak melanggar agama, asalkan dapat juga menjadi suatu kebanggaan bagi keluarga dan sahabat tidak ada salahnya ndro memiliki profesi yang tidak sesuai dengan bidang pendidikan.
Kalo di ambil contoh ke ak saat ini memang nyambung ndro, antara bidang kuliah dan kerja, tapi satu sisi ak bisa katakan ini tidak terlalu menjamin untuk masa depan ndro, ak sekarang lebih tertarik di dunia bisnis, buku-buku yang ak baca pun saat ini berkaitan dengan, entrepreneur, bisnis, marketing dan pemasaran.
semoga kita kawan2 ni sukess semua ndro, hehehe

2. syidad - Februari 10, 2010

wah,, ndro..
jaman sekarang tergantung situasi…. bukan kayak jaman dulu, misalnya kuliah di bidang ekonomi harus jadi menteri keuangan ( lebai dikit )…hha..
sekarang lapangan pekerjaan sedikit,rakyat pengguran makin banyak ( aq salah satunyo )hha,,, orang banting stir dari mekanik ke kantoran pun jadi……
tergantung pada tujuan hidup qta masing” individu….
hha

Tomy Meilando - Maret 19, 2010

Asle dad,. wakakak,. mantaf

3. made - Februari 22, 2010

ternyata andromeda wong kito jg thow.
Tampaknya kamu cocok banget di jurnalistik, aq nonton di HUT TVone kemaren..Bahkan Kamu tampak lebih hebat di banding prabu revolusi.
Tapi pas session debat, rada kecewa juga sih..emosinya terlalu tinggi..
Tapi gapapa, at least kamu dah melakukan lompatan tinggi untuk masa depanmu..
Selamat ya, ditunggu kehadirannya lagi di layar kaca TVone..pastinya sebagai salah satu dari anchor-anchor hebat TVone🙂
Sukses

4. koeshariatmo - September 1, 2010

banting stir kanan kiri ga salah..

namun ada yang berpendapat kalau kita belajar dan bekerja sesuai dengan bidangnya dan terus mendalami maka jadilah seorang yang spesialis dibidangnya.

ada juga pendapat lain mengatakan cari ilmu yang banyak, kalau bisa beda-beda bidang sehingga kalau mau maju dan sukses banyak cabangnya..

ya semua tergantung persepsi masing-masing…

saya malah terbalik..dari mulai kuliah sampe 1 tahun kemarin bekerja dengan bidang yang jauuuuh dari background pendidikan dan terasa bodohnya karena banyak hal yang harus dipelajari…

setelah itu malah back to the basic…ya sesuai dengan pendidikannya..ga tau deh nasib didepan menuntun saya kemana!!!

salam

5. nurediyanto - Agustus 17, 2011

idealnya memang seorang lulusan administrasi publik dpt mjd eksekutif efektif–sesuai dg kata peter f drucker


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: